Sungai Maron Pacitan

Sungai Maron Pacitan sering dijuluki “Amazon-nya Pacitan”. Sungai ini memiliki air berwarna kehijauan dengan pepohonan kelapa dan jambu di kedua sisinya. Wisatawan menyusurinya dengan perahu, menikmati suasana alam yang masih alami, lalu berakhir di dekat muara pantai. Lokasinya berada di Kecamatan Pringkuku.

Daya Tarik Sungai Maron

  • Air sungai berwarna hijau yang kontras dengan hijaunya pepohonan di tepinya.
  • Rimbunnya pepohonan kelapa dan jambu di kanan dan kiri aliran.
  • Ayunan Cinta, salah satu spot foto yang populer di sepanjang rute.
  • Muara di Pantai Ngiroboyo yang berpasir hitam.
  • Suasana yang asri dan jauh dari keramaian kota.

Warga setempat juga mengenal Kali Sirah yang dianggap keramat. Sumber lain menyebut ikan kakap merah kerap terlihat pada musim kemarau.

Cara Menyusuri Sungai Maron

Susur sungai dilakukan dengan perahu milik warga yang digerakkan mesin diesel dan dikemudikan oleh pengemudi lokal. Jarak yang ditempuh sekitar 4,5 km, dengan durasi sekitar 45 menit. Setiap penumpang mendapat pelampung. Pemandu bisa mengarahkan lokasi terbaik dan menunggu saat pengunjung ingin berenang di titik tertentu.

Tiket dan Tarif Perahu

Berdasarkan daftar tarif yang diperbarui Dinas Pariwisata Pacitan pada Mei 2024, tiket masuk Sungai Maron Rp5.000 untuk dewasa dan Rp0 untuk anak-anak. Sewa perahu Rp100.000 per perahu untuk empat orang. Tarif dapat berubah, sehingga pastikan di lokasi sebelum naik perahu.

Lokasi dan Akses

Sungai Maron berada di Dusun Maron, Desa Dersono, Kecamatan Pringkuku. Dari pusat Kota Pacitan, waktu tempuhnya sekitar 40 sampai 60 menit dengan jalan yang berliku. Dari jalan raya Pacitan-Solo, ikuti petunjuk arah menuju Desa Dersono di pertigaan Desa Ngadirejan.

Fasilitas dan Kuliner

Tersedia ruang ganti, MCK, dan ruang tunggu antrean perahu. Di sekitar lokasi, kamu bisa mencoba ikan laut goreng atau bakar dengan sambal korek, dan membawa pulang peyek udang khas Maron sebagai oleh-oleh.

Tips Berkunjung ke Sungai Maron

  1. Datang saat cuaca cerah agar air tampak lebih hijau dan perjalanan lebih nyaman.
  2. Hindari akhir pekan bila tidak ingin mengantre perahu.
  3. Pakai pakaian ringan dan bawa baju ganti bila ingin berenang.
  4. Gunakan pelampung selama berada di perahu dan saat berenang.
  5. Siapkan uang tunai untuk tiket, perahu, dan kuliner.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Berapa lama susur Sungai Maron?

Sekitar 45 menit dengan jarak sekitar 4,5 km.

Berapa tarif perahu di Sungai Maron?

Rp100.000 per perahu untuk empat orang, menurut daftar tarif Dinas Pariwisata Pacitan yang diperbarui Mei 2024. Pastikan tarif terbaru di lokasi.

Apakah aman untuk anak-anak?

Setiap penumpang mendapat pelampung dan pengemudi perahu berpengalaman. Tetap dampingi anak selama di perahu.

Sungai Maron bermuara ke mana?

Ke arah Pantai Ngiroboyo yang berpasir hitam.

Sungai Maron termasuk destinasi yang paling sering ada di paket wisata Mujiati Tour, mulai dari paket satu hari hingga beberapa hari. Lihat pilihannya di halaman paket wisata Pacitan 1 hari. Kamu juga bisa menggabungkannya dengan Pantai Klayar dan Goa Gong.

Kali Cokel Pacitan

Kali Cokel Pacitan adalah sungai berair hijau di kawasan Watukarung, Kecamatan Pringkuku. Pohon kelapa yang menjuntai hingga ke bibir sungai, arus yang tenang, dan suasana yang asri membuat wisatawan sering menyebutnya sebagai “Amazon” versi Jawa Timur. Wisatawan menyusurinya dengan perahu dan bisa mampir ke pantai di sekitarnya.

Daya Tarik Kali Cokel

  • Sungai berkelok dengan pemandangan hijau yang masih asri.
  • Pohon kelapa yang menjuntai hingga ke tepi sungai.
  • Arus yang tenang, nyaman untuk dinikmati dengan perahu.
  • Lingkungan yang relatif bersih dengan sampah yang minim.

Wisatawan kadang membandingkannya dengan Sungai Amazon di Amerika Selatan karena suasana rimbunnya. Tentu saja tidak ada anakonda di sini.

Aktivitas

  • Menyusuri sungai dengan perahu. Perahu disediakan oleh pengelola dan rutenya sekitar dua kilometer. Pelampung tersedia bagi pengunjung yang tidak bisa berenang.
  • Singgah ke pantai. Dari rute sungai, pengunjung bisa mampir ke Pantai Kasap atau Pantai Watu Karung.
  • Berfoto dengan latar sungai dan pepohonan.

Lokasi dan Akses

Kali Cokel berada di Dusun Gumuharjo, Desa Watukarung, Kecamatan Pringkuku. Jaraknya sekitar 25-30 km dari pusat Kota Pacitan, dengan waktu tempuh sekitar satu jam. Gunakan arah menuju Pantai Watu Karung, lalu ikuti petunjuk ke Kali Cokel.

Tiket

Kali Cokel tidak tercantum dalam daftar tarif yang diperbarui Dinas Pariwisata Pacitan pada Mei 2024. Satu artikel tahun 2021 menyebut tiket di loket Watu Karung juga berlaku untuk kawasan Watu Karung dan jelajah Sungai Cokel. Tarif Pantai Watu Karung kini tercatat Rp10.000 untuk dewasa dan Rp5.000 untuk anak-anak, jadi tanyakan kepada pengelola apakah tiket itu sudah mencakup susur Kali Cokel dan berapa tarif perahunya.

Tips Berkunjung

  1. Datang saat musim kemarau ketika langit cerah dan arus tenang.
  2. Pakai pelampung selama berada di perahu.
  3. Bawa topi dan tabir surya karena sebagian rute terbuka.
  4. Jangan membuang sampah ke sungai.
  5. Gabungkan dengan Pantai Watu Karung dan Pantai Kasap dalam satu hari.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Berapa lama susur Kali Cokel?

Rutenya sekitar dua kilometer. Durasi pastinya tergantung paket yang dipilih dan kondisi arus.

Apakah ada pelampung?

Ya, pelampung disediakan bagi pengunjung yang tidak bisa berenang.

Kapan waktu terbaik berkunjung?

Musim kemarau, saat langit cerah dan arus sungai tenang.

Apa bedanya dengan Sungai Maron?

Keduanya sama-sama susur sungai di Pringkuku. Sungai Maron berada di Desa Dersono dan bermuara ke Pantai Ngiroboyo, sedangkan Kali Cokel berada di kawasan Watukarung.

Kali Cokel termasuk destinasi pada beberapa paket wisata Mujiati Tour. Lihat pilihannya di halaman paket wisata Pacitan 2 hari 1 malam atau hubungi Mujiati Tour Pacitan untuk menyusun rute.